Rabu, 24 Juli 2013

Jokowi


Jokowi-Ahok (Foto: Heru Haryono/SWARABANGSA.BLOGSPOT.COM)


JAKARTA - Nama Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama menjadi salah satu nama yang pantas sebagai calon wakil presiden (cawapres) dari calon presiden (capres) unggulan beberapa lembaga survei, Joko Widodo. Ahok sapaan Basuki menempati urutan kedua setelah Menteri BUMN Dahlan Iskan, dalam hasil survei Aliansi Pemuda Indonesia (API) untuk perubahan. "Ahok mendapat 7,9 persen mengalahkan Prabowo yang memperoleh suara 5,4 persen," Sekjen API, Dendi Susianto, dalam diskusi politik laporan hasil poling di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat (24/7/2013). Sementara, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, menempati urutan terakhir dengan 1,1 persen. Menanggapi hasil survei yang menempatkan salah satu kadernya sebagai cawapres, Ketua Umum Gerindra Suhardi mengungkapkan tidak begitu percaya atas hasil survei ini. "Ya tapikan ini subjektif. Kan ini tidak jelas respondennya di wilayah mana, dan siapa saja," ujarnya. Lebih lanjut, Suhardi belum berpikir untuk memajukan nama Ahok dalam pemilihan presiden Pilpres 2014. "Ah itu kan karena sekarang Jokowi-Ahok kan populer. Tapi kalau soal siapa cawapres, akan ditentukan setelah pileg," tambahnya. Survei ini menggunakan metode tellepoling dengan sample frame, yang digunakan daftar nomor telepon pelanggan telkom yang tersebar di 33 provinsi berjumlah 650 orang dengan komposisi 50 persen wanita dan 50 persen pria serta margin eror 3,8 persen.(cns)


Berita Selengkapnya Klik di Sini


Tidak ada komentar:

Posting Komentar