TRIBUNNEWS.COM - Rencana uji coba yang akan dilakukan oleh Casey Stoner 6-7 Agustus 2013 mendatang disinyalir bukan hanya sekadar uji coba biasa. Tapi, Stoner akan kembali bersaing di ajang balap MotoGP musim ini. Ini memperkuat rumor sebelumnya yang menyatakan Stoner akan tampil di MotoGP tahun ini sebagai pembalap wildcard.
Belum ada pernyataan resmi dari pihak Honda maupun Stoner terkait rencana Stoner balap lagi di MotoGP dengan status rider wildcard. Namun Manajer tim Repsol Honda, Livio Suppo tak keberatan bahkan merasa senang jika Stoner memang menghendakinya.
"Ini tentu akan menarik, tapi pada saat sekarang ini kami belum mengetahui. Tentu saja jika Casey menginginkannya, tentu takkan jadi masalah," kata Livio Suppo.
Februari lalu, pernah ada rumor yang menyatakan Stoner akan ikut balap MotoGP sedikitnya di dua seri yaitu pada seri MotoGP di Philip Island dan juga seri balap MotoGP di Motegi, Jepang musim ini. Rumor tersebut beredar sebelum Stoner merasakan debut di V8 Supercars. Dan sempat dikutip oleh media Italia, Gazzetta dello Sport.
MotoGP di Motegi-Jepang akan digelar tanggal 20 Oktober 2013 sedangkan MotoGP di Philip Island akan digelar 27 Oktober. Setelah pindah balap ke ajang Supercars, Casey Stoner mengaku mulai merasa rindu mencoba motor balap MotoGP lagi. Tim Honda bersedia memberi kesempatan pada Stoner untuk mengendarai motor Honda RC213 dalam uji coba yang akan digelar di sirkuit Motegi bulan depan.
"Sudah hampir tujuh bulan sampai sekarang sejak saya balapan di Valencia saya tak mengendarai motor balap lagi. Dan sekarang ini saya masih senang dan nyaman dengan keputusan yang saya buat untuk berhenti balapan," kata Casey Stoner seperti dilansir crash.net.
"Kadang Saya merasa rindu mengendarai motor RCV lagi. Jadi, saya senang karena HRC menawarkan kepada saya untuk ikut beberapa kali tes di Motegi tahun ini. Ini akan menjadi kesempatan buat saya menikmati sesuatu yang saya rindukan, mengendarai motor balap MotoGP! Saya sudah tak sabar menunggu mencoba motor dan melihat bagaimana perubahan yang terjadi dari tahun lalu. Saya ingin berterima kasih kepada Honda atas kesempatan ini," katanya.
Dengan uji coba ini, Stoner bisa mengobati kerinduannya memacu motor balap MotoGP dan tim Honda juga mendapat keuntungan karena usaha mereka mengembangkan motor evolusi dari RC213V makin berkembang. Motor tersebut akan digunakan untuk balapan tahun depan.
Tentu saja uji coba ini sempat menimbulkan spekulasi yang pernah muncul sebelumnya; Stoner akan kembali lagi balap di ajang MotoGP tahun ini sebagai pembalap dengan status wildcard.
Sementara itu Executibe Vice President HRC, Shuhei Nakamoto mengaku senang dengan kembalinya Stoner naik motor Honda lagi. "Kami semua sangat senang dengan kembalinya Stoner ke Honda. Dia sudah sangat mengenali mesin motor ini dengan sangat baik dan Saya yakin dia bisa membatu teknisi kami untuk mengembangkan motor Honda RC213V. Kami juga akan meminta dia untuk melakukan uji coba pada motor balap produksi baru dan memberikan pada kami masukan awal buat kami buat menyiapkan mesin motor terbaik," kata Nakamoto.
Stoner yang pernah menjadi pembalap Ducati dan Honda sudah merasakan 38 kali kemenangan di ajang MotoGP dari musim 2006 hingga 2012. Sementara itu Ducati tak pernah merasakan kemenangan lagi sejak kemenangan terakhir diraih Stoner di akhir musim 2010 lalu.
Pindah ke Honda, Stoner kemudian menjadi juara dunia. Tahun 2013 ini dia pensiun. Tempat Stoner di Repsol Honda musim ini telah diisi oleh Marc Marquez yang saat ini menjadi pembalap yang memimpin klasemen sementara dengan keunggulan 16 poin dari rekan setimnya, Dani Pedrosa.
Dua rider Repsol Honda musim ini, Marc Marquez dan Dani Pedrosa sama-sama pernah mencoba prototipe motor Honda RCV 2014 pada saat uji coba private di Aragon Juni lalu. Namun baik Marquez maupun Pedrosa lebih menyukai motor Honda versi lama yang dipakai musim ini daripada versi baru yang sedang dikembangkan.
Jika ada perubahan pada aturan MotoGP itu berarti tahun depan mesin MSMA resmi harus menggunakan control ECU hardware yang baru, dan juga memakai bahan bakar yang lebih irit satu liter per seri balap.
Honda yang bertindak sebagai penyedia motor balap juga telah mengumumkan mereka mengurangi harga motor versi RCV untuk dijual pada pihak lain. Motor tersebut disyaratkan harus memenuhi beberapa syarat sesuai dengan peraturan MotoGP termasul memakai sistem control ECU-software dan hardware. (Tribunnews.com/mba)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar